PEMBANGUNAN PERIKANAN BERKELANJUTAN BERBASIS KEARIFAN LOKAL

Oleh: Sulaiman

Abstrak:

Kearifan lokal merupakan suatu kenyataan penting dalam masyarakat Indonesia. Salah satu wujud kearifan lokal adalah hukum adat laut dan Panglima Laot di Aceh. Kenyataan kearifan lokal menggambarkan perspektif hukum yang hidup, yang memiliki sejarah perkembangan panjang dalam sektor perikanan. Tulisan ini ingin menjawab sejauhmana keberadaan kearifan lokal memiliki relasi bagi pembangunan perikanan berkelanjutan. Dari penelusuran tersebut ditemukan bahwa baik sisi normatif maupun kenyataan, posisi Panglima Laot sangat strategis, terutama melihat peran dan fungsinya yang sangat berorientasi pada pemaknaan alam berdasarkan nilai religius. Konsep kelestarian dan keberlanjutan lingkungan didapatkan berdasarkan optiknya dalam melihat kesejahteraan tidak hanya berbentuk fisik, akan tetapi juga nonfisik.