STUDI KOMPERATIF PRINSIP ASURANSI JIWA TAKAFUL DAN ASURANSI JIWA KONVENSIONAL

Oleh: Ilyas

Abstrak:

Setiap orang menyadari bahwa kehidupan ini penuh dengan tidak kepastian, kecuali kematian. Ketidak pastian mengakibatkan adanya risiko yaitu kerugian bagi pihak-pihak yang berkepentingan. Risiko tersebut antara lain sakit, kecelakaan, meninggal dunia dan sebagainya. Semua itu akan mendatangkan penderitaan dan hal ini menimbulkan pemikiran untuk memgalihkan risiko melalui asuransi, sehingga kerugiaannya akan lebih ringan bahkan ditanggung oleh orang lain. Untuk itu diperjanjikan sebelumnya antara orang yang khawatir menderita kerugian dengan orang yang mau menanggung risiko tersebut. Dalam praktik dewasa ini selain asuransi jiwa konvensional juga terdapat asuransi jiwa yang menjalankan usahanya berdasarkan prinsip yang sesuai dengan syariat Islam. Lembaga asuransi jiwa syari’ah (termasuk asuransi jiwa takaful) dalam praktiknya menghindari tiga hal yang dilarang dalam ajaran Islam yaitu gharar (ketidak jelasan), maisir (judi) atau hal-hal yang bersifat untung-untungan dan riba sebagaimana yang dijumpai dalam asuransi jiwa konvensional selama ini. Penulisan ini bertujuan untuk menjelaskan studi komperatif prinsip asuransi jiwa takaful dan asuransi jiwa konvensional.