Mahasiswa Fakultas Hukum Unsyiah Musrenbang

Darussalam, Sabtu (11 November 2017 ).Untuk pertama kalinya, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (FH Unsyiah) melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembanggunan Organisasi Kemahasiswaan (Musrenbang), yang berlangsung Sabtu (11/11) di Aula FH, Darussalam. Acara ini difasilitasi Wakil Dekan III FH Unsyiah. Kegiatan Musrenbang bertujuan guna menyusun dan mempaparkan program kerja organisasi kemahasiswaan yang ada di FH Unsyiah. Selain program kerja, Musrenbang juga merancang dan pemetaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan sebagai alat penunjang kegiatan.

Kegiatan ini sendiri dihadiri oleh Badan Eksekutif Mahasiswa(BEM), Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan dosen pembina UKM. Di FH sendiri terdapat sembilan UKM, yakni KPS, ALSA, MAPALA, BASKom, HAHoe, Olahraga, FORKAH, LDK AL-AHKAM, dan REUSAM. Masing-masing UKM didampingi dosen pembina.

Wakil Dekan III FH Unsyiah, Dr. M Gaussyah SH MH, dalam kegiatan tersebut menyebutkan bahwa ada tiga hal yang dibahas, yakni evaluasi, rencana program kerja, dan sarana-prasarana. “Evaluasi terhadap pencapaian kinerja tahun 2017, kemudian apa saja kegiatan-kegiatan yang tidak menghasilkan prestasi. Selain itu, direncanakan program apa saja yang akan dikembangkan untuk 2018. Dan dari Musrenbangini dapat diketahui sarana dan prasarana pendukung yang dibutuhkan,” kata M .Gaussyah.

Konsekuensi penting dari pelaksanaan Musrenbang adalah kegiatan bisa dilakukan perencanaan dari awal. “Apabila kegiatan yang telah direncanakan menjadi sebuah prioritas tetapi tidak dijalankan, maka organisasi harus mengembalikan anggaran, supaya anggaran ini dapat dialihkan kepada UKM lain yang ingin melaksanakan kegiatan. Dan jika semua kegiatan tidak terlaksana, maka dapat diberikan sanksi berupa anggaran kegiatannya akan di potong,” katanya.

Lebih lanjut, Wakil Dekan III mengharapkan kegiatan seperti ini dapat berlangsung untuk tahun-tahun mendatang. “Bukan hanya periode ini,” pungkas M. Gaussyah.